JUMLAH BUKU DALAM DVD-BSE: 1119 DARI 1331 (YANG TELAH DIUPLOAD DI WEBSITE KEMDIKBUD). Dapatkan DVD-BSE dengan harga Terjangkau di DVD-BSE WEBSITE. Lebih praktis, Lebih hemat biaya, tidak susah-susah Download di internet. DAN PASTI PUAS. Berminat?? Klik di DVD-BSE atau Hubungi 0878 3645 6483,

Dan Dapatkan Pula DVD BSE Kurikulum 2013 sebagai bonus pembelian DVD BSE paket Komplit.

Cari Blog Ini

Memuat...

“…MENDIKBUD Serahkan BUKU Kurikulum 2013 untuk PUBLIC Review…”

“…NRMnews.com - JAKARTA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengerahkan semua sumber daya untuk menyempurnakan kurikulum 2013. Dalam penyusunan buku siswa dan buku guru, Kemdikbud mengundang reviewer independen guna memastikan kelayakan buku tersebut untuk dipakai dalam proses pembelajaran.
Pertama, agar tidak terjadi miskonsep dalam buku yang dibuat. “Karena ini hal baru dan mendasar bagi kementerian, maka dibentuklah tim independen untuk me-review buku-buku tersebut,” kata Mendikbud, Mohammad Nuh, usai berdialog dengan 3.300 kepala sekolah, guru, dan pengawas, se-DKI Jakarta, di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (28/3/2013).
Kedua, kehadiran tim independen ini adalah untuk memastikan bahwa buku-buku ini tidak menimbulkan kontroversi. Terutama dari segi konten. Yang ketiga, untuk memastikan tidak ada kesalahan unsur cetak di buku yang sedang disiapkan ini. “Buku-buku untuk kurikulum 2013 ditargetkan untuk didistribusikan tepat pada waktunya, yaitu bulan Juli mendatang. Sehingga di hari pertama masuk sekolah, para siswa telah memperoleh buku-buku tersebut”, imbuhnya.
Sementara itu Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) , Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Ramon Mohandas, mengungkapkan setelah selesai disusun, buku Kurikulum 2013 diserahkan kepada sejumlah ahli untuk dilakukan review.
“Untuk buku sejarah, kami serahkan kepada ahli sejarah dan budayawan, seperti Taufik Abdullah dan Anhar Gonggong, sementara buku Bahasa Indonesia kami berikan kepada ahli bahasa, misalnya Gunawan Muhammad dan Taufik Ismail,” ujar Ramon di Jakarta, Kamis (28/3/2013).
Namun, Ramon berharap perbaikan dan masukan yang dijaring melalui review itu tidak mengubah spesifikasi jumlah halaman yang sudah ditetapkan. Untuk buku siswa kelas I SD misalnya ditetapkan 80 halaman, sementara kelas IV di bawah 100 halaman.
Ramon meyakini saat buku Kurikulum 2013 digunakan mulai tahun ajaran baru ini, akan ada masukan dari pengguna, seperti guru dan orangtua. Masukan tersebut akan ditampung untuk dijadikan sebagai revisi pada edisi berikutnya. Ia mengungkapkan, konsep buku untuk SD dicetak setiap tahun karena buku yang digunakan tahun ini tidak dapat lagi dipakai untuk tahun berikutnya. “Buku untuk SD kan dilengkapi dengan tugas-tugas yang harus langsung dikerjakan di buku itu, sehingga nanti buku penuh dengan coretan siswa,” ungkapnya.
Kepala Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar, Puskurbuk, Erry Utomo mengatakan, buku yang selesai disusun juga harus mendapat persetujuan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Penilaian dilakukan agar BSNP dapat melihat apakah masih ada kekurangan yang perlu ditambahkan dalam buku Kurikulum 2013 tersebut. “Penilaian bukan bersifat lolos atau tidak lolos, melainkan apakah masih ada kekurangan atau dinilai sudah cukup,” ujar Erry.
Erry menjelaskan, dalam Kurikulum 2013, selain buku panduan mengajar, guru juga diberikan lengkap dengan buku teks siswa. Dengan dua jenis buku itu, guru harus menyiapkan proses pembelajaran sesuai dengan skenario dalam buku panduan guru. “Jadi sifatnya side by side antara buku guru dan buku siswa,” ungkap Erry.
Dalam buku panduan itu pula, guru diarahkan untuk mengajarkan tema tertentu dengan mencakup lima hal, di antaranya proses pembelajaran itu sendiri, penilaian yang tidak hanya terhadap pengetahuan, tetapi juga sikap peserta didik, dan pengayaan materi pembelajaran.

( Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita )

copy paste: http://nrmnews.com/2013/03/30/mendikbud-serahkan-buku-kurikulum-2013-untuk-public-review/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar